Pasar Induk Wonosobo Akan Disulap Jadi Megah

Nurudin Ardiyanto Kepala Bidang Bina Program Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Kebersihan Kabupaten Wonosobo sedang menunjukkan gambar pasar.
Wonosobo, Harian Solo – Pasar induk Wonosobo, Jawa Tengah akan disulap jadi megah dalam waktu kurang lebih 2,5 tahun. Pembangunan Pasar Induk Kabupaten Wonosobo tersebut, memang dipastikan akan dimulai pada tahun 2016. Untuk bisa rampung, butuh waktu sampai 2,5 tahun.


Sekretaris Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Kebersihan Kabupaten Wonosobo, Ir. Widi Purwanto, M.T, kemarin, mengatakan biaya pembangunan pasar direncanakan akan menghabiskan biaya  berkisar Rp144miliar.

Akan tetapi, pada tahun ini sudah dianggarkan biaya Rp70 miliar dari APBD Kabupaten dan 5 Miliar dari APBD Provinsi.

“Anggarannya masih kurang, tetapi akan kami mulai proses pembangunanya. Semoga saja, nanti ada tambahan dana dari pemerintah pusat, agar proses pembangunan bisa berjalan dengan cepat,” beber dia di Wonosobo.

Sementara itu, Nurudin Ardiyanto Kepala Bidang Bina Program Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Kebersihan Kabupaten Wonosobo di kantornya, kemarin mengatakan bahwa sejak awal kita semaksimal mungkin untuk mempercepat proses pembangunan.

“Hasilnya, sudah dianggarkan untuk pembangunannya, kemudian pada tahun 2016 kami akan memulai proses pembangunan. Tetapi, butuh waktu hingga 2,5 tahun pasar itu selesai dibangun,” ujar


Dijelaskannya, saat ini sudah mulai memasuki tahapan penafsiran nilai aset yang terbakar. Untuk kemudian, dilanjutkan pada proses pelelangan nilai aset.

“Setelah itu akan kami tindaklanjuti ke proses pembangunan, karena masterpan pasar sudah jadi, tinggal pengerjaannya,” beber dia.

Dijelaskan, gambaran kecil, tentang pasar yang akan dibangun. Nantinya, pasar akan dibangun lantai 4.

Kemudian, dilantai atas akan digunakan untuk parkir kendaraan roda dua.

“Nanti juga akan dipasang 4 lift, tiga untuk pedagang dan satu untuk barang,” ungkap dia.

Pada saat proses pengerjaan pembongkaran, langkah yang akan diambil adalah memindahkan sebagian pedagang yang berdekatan dengan pasar. Mereka akan dipindah, di kompleks lembaga pemasyarakatan.

“Pada saat pembongkaran, ada zona aman, sekitar 10 meter dari pembangunan, untuk itu ada beberapa pedagang yang dipindah,” paparnya.

Pihaknya juga mengharapkan, agar ada kesadaran dari semua pihak, tentunya pedagang. Agar proses pembangunan pasar  bisa berjalan dengan baik, dan bisa segera dikerjakan.

“Kami mengharapkan kesadaran pedagang, agar proses pembongkaran bisa berjalan lancar. Karena, nanti pasar yang terbakar  akan dibongkar total kemudian pasar yang tidak terbakar akan direnovasi,” pungkas dia. (Red-HS99/Foto: Jamil-HJN).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar