Festival Duren Wonigiri Terancam Batal

Wonogiri, Harian Solo - Festival Duren Kabupaten Wonogiri yang sedianya digelar bulan April mendatang terancam batal. Cuaca ekstim yang akhir-akhir ini terjadi menyebabkan penurunan produksi.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri, Safuan mentakan secara anggran tahun ini pihaknya mendapat alokasi untuk menggelar festival duren Namun menurutnya telah terjadi penurunan produksi duren tahun ini.
Padahal tahun 2014 lalu festival durian digelar dengan jumlah peserta lebih dari 70 kelompok. Paling tidak tiap kelompok membawa empat durian berkualitas unggul. Melihat kondisi tahun ini, menurutnya tidak menutup kemungkinan festival duren yang sedianya digelar untuk kedua kali urung digelar.
 “Secara mekanisme tetap kita laksanakan, tapi sejauh ini baru empat kecamatan yang mendaftar. Kalau memang memang secara kualitas dan kuantitas kurang ya tidak jadi kita gelar,” ujar Safuan Saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (25/2)
Menurutnya pada bulan Februari hingga maret seharusnya menjadi puncak panen duren. Namun hingga kini tidak terlihat panen besar dari para kelompok tani. Katanya minimal satu pohon paling tidak mempu menghhasilkan 69 kilogram duren. Namun, cuaca ektstrin dengan curah hujan yang tinggi menyebabkan banyak petani duren gagal panen. Tak hanya itu terjadi penurunan, baik secara kuantitas maupun secara kualitas.
“Tanaman ini merupakan tanaman tahunan, masa panennya mulai terlihat sejak bulan desember dan puncaknya pada bulan februari sampai maret. Tapi petani kita banyak yang gagak panen, selain itu kualitas duren juga turun, adang dari sisi luar baik tapi boleren (busuk) dari sisi rasa juga tidak maksimal,” ujarnya
Safuan menambahkan durian yang di kembangkan di wonogiri adalah durian unggul, berjenis durian montong. Ia mengatakan tahun ini Wonogiri bakal menerima bantuan 1000 batang bibit duruan dari pemerintah provinsi Jawa Tengah.
Sementara itu Kabid bidang Holtikultura, Tabri Karyanto mengatakan sebagian besar wilayah wonogiri selatan dan utara cocok untuk pengembangan tanaman durian. “wilayah wonogiri selatan dan utara memiliki jenis tanah merah yang cocok untuk tanaman tersebut, selain itu agroklimak daerahh tersebut juga di sangat mendukung budidaya durian. Di Wonogiri yang paling cocok itu kecamatan jatipurno,” ujarnya

*Grafis:Di wonogiri terdapat 2412 kelompok tani baku.
Tahun 2013 produktifitas durian di sejumlah kecamatan yang menjadi produsen durian sebagai berikut. Di hitung dari jumlah pohonnya. Minimal produksi satu pohon 65 kg
karang tengah 21031 pohon .
Jatipurno 19322. Slogoimo 15655 pohon.
Ngadirojo 13246pohon
 girimarto 8720 pohon.
 Puh pelem 8061 pohon
. Batuwarno 6809 pohon
. Tritomoyo 5012 pohon

Produktivitas buah yang dihasilkan secara global
Tahun 2013 15588 kw,
Tahun 2014 25817 kw.
peningkatan 10229 kw atau 6 persen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar