Raskin Wonogiri Diberikan pada Masyarakat
![]() |
| Ilustrasi |
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten wonogiri, Suwartono dalam rapat koordinasi(Rakor) Raskin di Ruang Data Komplek Setda Wonogiri, Selasa (3/2). Pihhaknya mengaku banyak mendengar suara miring perihal distribusi bantuan beras untuk keluarga miskin (Raskin) dari masyarakat. Hal itu disebabkan data yang menjadi dasar distribusi raskin saat ini tidak valid.
Katanya, Selama ini pembagian raskin didasarkan pada Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun 2011. “Kami banyak menerima complain dari masyarakat. Data itu saat ini sudah tidak valid, apa lagi sudah empat tahun, waktu yang cukup untuk membuat membuat orang miskin jadi mampu bahkan ada yg jatuh miskin, maka perlu pemutahiran data,” ujarnya
Dengan kondisi tersebut, pihaknya menerima ajuan penerima raskin baru. Mekanisme ajuan dapat di usulkan dari bawah memalui memalui musyawarah Desa. Katanya, paling lambat batas pemutakhiran penerima raskin tanggal 28 februari.
“Ini kami lakukan untuk meminimalisir adanya salah sasaran dalam distribusi raskin. Sehingga bulan Maret mendatang diharapkan sudah tepat sasaran,” imbuhnya
Terkait distribusi, awal tahun ini, beras untuk warga miskin (Raskin) bakal digelontorkan pada bulan Februari ini. Raskin bulan Januari 2015 bakal dibagikan pada 9 Februari mendatang, sedang jatah Februari akan dibagikan pada 23 Februari.
Jumlah penerima sasaran manfaat rumah tangga miskin(RTSM) Raskin di Wonogiri sampai hari ini belum mengalami perubahan, yakni 7.569 Kepala Keluarga (KK). Katanya, tiap RTSM menerima 15 kilogram, dengan harga harga tebus raskin 1600 per kg.
“Sekcam dan kaur kesra menjadi koordinator di wilayah, kalau ada beras yang tidak layak konsumsi segera melapor untuk diganti,” imbuhnya
Suwartono menambahkan tahun ini merupakan kali pertama pihaknya mengelola Raskin. Sebelumnya Distribusi raskin dikelola oleh Kantor Ketahanan Pangan (KKP) kabupaten Wonogiri. (Red-HS99/AS).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar